Presiden Taiwan Bakal Terbang ke AS, Awas Xi Jinping Ngamuk!

A model of the Chinese Fighter aircraft is seen in front of Chinese and Taiwanese flags in this illustration taken, April 28, 2022. Picture taken April 28, 2022.  REUTERS/Dado Ruvic/Illustration

Presiden Taiwan Tsai Ing Wen berencana untuk terbang ke Amerika Serikat (AS) tahun ini. Hal ini terjadi tatkala Beijing terus menegaskan klaim teritorialnya atas pulau itu.

Rencananya, Tsai akan berkunjung ke AS sebagai kegiatan transit dalam rangkaian kunjungannya ke wilayah Amerika Tengah. Nantinya, ia berencana untuk bertemu Ketua DPR AS yang baru, Kevin McCarthy.

“Pertemuan dengan Tsai di tanah AS, bagaimanapun, mungkin akan dilakukan terlebih dahulu karena presiden Taiwan dilaporkan berencana untuk berhenti di California dan New York pada bulan April dalam perjalanannya untuk mengunjungi sekutu diplomatik di Amerika Tengah,” menurut Financial Times dan diwartakan Al Jazeera, Rabu (8/3/2023), mengutip pejabat yang tidak disebutkan namanya.

Kantor kepresidenan Taiwan, dalam pernyataan singkat menanggapi pertanyaan media, mengatakan “pengaturan transit” telah dilakukan selama bertahun-tahun, tanpa secara langsung menyebut AS.

“Saat ini, berbagai departemen sedang berkomunikasi dan mempersiapkan rencana yang relevan, dan rencana perjalanan terkait akan dijelaskan tepat waktu setelah rencana tersebut selesai,” katanya.

Di sisi lain, McCarthy secara pribadi sempat memberikan sinyal terkait pertemuan ini. Menurutnya, Beijing tak punya wewenang apapun untuk menghambatnya bertemu Tsai.

“China tidak bisa mendikte saya ke mana dan kapan saya bisa pergi,” kata McCarthy.

Kementerian Luar Negeri China mengatakan ‘sangat prihatin’ dengan laporan ‘transit’ Tsai selama kunjungan ke luar negeri dan telah meminta klarifikasi dari Washington.

Taiwan telah menjadi titik panas antara hubungan AS dan Beijing dalam beberapa waktu terakhir. Agustus lalu, pendahulu McCarthy, Nancy Pelosi, melakukan kunjungan ke Taiwan setelah dalam 25 terakhir tak ada kunjungan resmi pejabat Washington ke pulau itu.

Hal itu sempat membuat China bereaksi keras. Beijing langsung menggelar latihan militer besar-besaran dengan mengerahkan jet tempur ke sekitar Taiwan.

Presiden China Xi Jinping sendiri sebelumnya telah menyuarakan akan membatalkan apa yang disebutnya sebagai ‘plot’ kemerdekaan Taiwan. Ia menganggap hal itu ilegal dan suatu saat Taiwan harus bersatu dengan China.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*