Kenali Tinnitus, Gangguan Telinga Berdenging Timbul Mendadak

Ilustrasi Pendengaran. (Dok. Pexel)

Gangguan pendengaran merupakan kondisi yang bisa dialami semua orang dari segala usia. Salah satu kondisi yang sering dialami adalah telinga berdenging atau disebut Tinnitus.

Dokter Spesialis THT, Prof. Dr. dr. Jenny Bashiruddin, Sp.THT-BKL (K) mengatakan bahwa Tinnitus biasanya berkaitan dengan kondisi kehilangan pendengaran di usia lanjut, cedera telinga, atau gangguan sistem sirkulasi.

Telinga berdenging sering memburuk ketika keadaan di sekitar penderita lebih hening dari biasanya. Tak heran jika banyak yang merasakannya di malam hari menjelang tidur.

Tinnitus adalah keluhan telinga berdenging yang tidak ada sumbernya dari luar. Gangguan ini kemudian membuat rutinitas penderita terganggu. Misalnya, pekerjaan atau studi. Jika terus berlanjut, stres bisa saja mendera penderita,” kata dr Jenny seperti dikutip dari akun Youtube Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo, Selasa (14/3/2023).

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa umumnya, tinnitus atau telinga berdenging terbagi menjadi dua jenis, yaitu Tinnitus Objektif dan Tinnitus Subjektif.

Tinnitus objektif adalah kondisi yang terjadi ketika Anda dan orang lain dapat mendengar kebisingan pada telinga Anda. Sedangkan Tinnitus subjektif adalah kondisi telinga berdenging di mana pengidap lebih sering mendengar aneka suara dalam telinganya sendiri dan orang lain tidak dapat mendengarnya.

Untuk memastikan diagnosis tinnitus, dokter akan melakukan beberapa metode pemeriksaan pendengaran (audiologi). Pengujian ini dilakukan di ruangan kedap suara di mana telinga akan dipakaikan earphone guna mendeteksi seberapa baik pendengaran seseorang.

Selain audiologi, pasien juga bisa melakukan pemeriksaan lainnya seperti tes gerakan, tea pencitraan dan tes laboratorium.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*