Jumlah Dokter Terus Naik! Indonesia Masih Darurat Dokter?

15 February 2023, Saxony-Anhalt, Halle (Saale): Simulated surgery with a robot as an assistant at a press event. The Bergmannstrost Hospital in Halle is putting a new robotic surgical operation system into operation. It also features a 3D imaging robot and a digital navigation system. Photo: Heiko Rebsch/dpa (Photo by Heiko Rebsch/picture alliance via Getty Images)

Tim Riset CNBC Indonesia pernah menuliskan artiket terkait ‘Indonesia Darurat Dokter’ yang menjadi isu yang kerap kali sulit dipercaya jika tak melihat data dan membandingkannya dengan negara lain. Ironisnya, inilah fakta yang ada. Indonesia berada di urutan 139 dari 194 negara.

Ini memperlihatkan bahwa Indonesia jauh berada di bawah negara lain di mana masalah kurangnya jumlah dokter terutama dokter spesialis dan sub-spesialis, dan juga pemeratannya, belum bergeming untuk beranjak membaik.

Dalam rasio data yang dirangkum WHO,apabila sebuah negara berhasil memenuhi “golden line”, maka dapat dikategorikan berhasil dan bertanggung jawab kepada rakyatnya di bidang kesehatan.Lantas bagaimana “golden line” yang dikatakan WHO?

Ya, ini adalah garis emas rasio jumlah dokter, termasuk dokter umum dan spesialis, yang ideal, yaitu 1/1000 atau 1 dokter per 1000 penduduk. Apabila sebuah negara berhasil memenuhi “golden line”, maka dapat dikategorikan berhasil dan bertanggung jawab kepada rakyatnya di bidang kesehatan.

Jika melihat angka real, sebenarnya berapa jumlah dokter di Indonesia? simak datanya 5 tahun terakhir.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, jumlah tenaga medis di Indonesia yang meliputi dokter, dokter gigi, dokter spesialis, dan dokter gigi spesialis sebanyak 176.110 orang pada 2022. Jumlah tersebut meningkat 3,3% dari tahun sebelumnya sebanyak 170.541 orang.

Jika kita melihat t trennya, jumlah tenaga medis di dalam negeri sempat turun 12,1% menjadi 96.692 orang pada 2019. Namun, jumlah itu kembali mengalami kenaikan pada 2020 hingga tahun lalu.

Berdasarkan wilayah, jumlah tenaga medis paling banyak di Jawa Barat mencapai 23.973 orang pada 2022. Jawa Timur menyusul di urutan kedua dengan 23.851 tenaga medis.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*